Cara Rasulullah ﷺ Menghidupkan Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan
Rasulullah ﷺ meningkatkan ibadahnya ketika memasuki sepuluh malam terakhir Ramadhan. Dalam sebuah hadits disebutkan:
Hadits ini menunjukkan bahwa Rasulullah ﷺ tidak menyia-nyiakan kesempatan di malam-malam terakhir Ramadhan. Beliau menghidupkan malam dengan berbagai ibadah seperti shalat malam (qiyamul lail), membaca Al-Qur’an, berdzikir, serta memperbanyak doa dan istighfar.
Selain itu, Rasulullah ﷺ juga membangunkan keluarganya agar turut meraih keberkahan malam-malam tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa keutamaan Ramadhan, khususnya sepuluh malam terakhir, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga dianjurkan untuk mengajak keluarga agar bersama-sama meningkatkan ibadah.
Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah ﷺ ketika mencari malam Lailatul Qadar adalah:
Dengan memperbanyak ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, seorang muslim berharap dapat meraih kemuliaan Lailatul Qadar, malam yang penuh rahmat dan ampunan dari Allah SWT.
Semoga kita semua dapat meneladani Rasulullah ﷺ dengan menghidupkan sepuluh malam terakhir Ramadhan melalui ibadah, dzikir, doa, serta amal kebaikan lainnya. Dengan demikian, kita berharap dapat meraih keberkahan dan ampunan dari Allah SWT di bulan yang penuh kemuliaan ini.
