Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Meneladani Sunnah Nabi ﷺ di Bulan Suci Ramadhan


 Bulan Ramadhan adalah madrasah iman yang setiap tahunnya Allah hadirkan untuk membersihkan jiwa dan meningkatkan ketakwaan. Dalam menyambut dan menjalankannya, teladan terbaik bagi umat Islam adalah Rasulullah ﷺ. Meneladani sunnah beliau di bulan suci Ramadhan bukan hanya memperbanyak ibadah, tetapi juga memperbaiki kualitas hati dan akhlak.

Rasulullah ﷺ adalah sosok yang paling bersungguh-sungguh dalam beribadah ketika Ramadhan tiba. Dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa beliau adalah orang yang paling dermawan, dan kedermawanannya semakin bertambah di bulan Ramadhan. Ini menunjukkan bahwa Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga memperbanyak sedekah dan berbagi kepada sesama.

Selain itu, Nabi ﷺ juga menghidupkan malam-malam Ramadhan dengan qiyamul lail. Beliau memperpanjang shalat malamnya dengan penuh kekhusyukan. Dalam sepuluh malam terakhir, beliau bahkan lebih bersungguh-sungguh lagi, membangunkan keluarganya dan mengencangkan ikat pinggangnya, sebagai bentuk keseriusan dalam mencari Lailatul Qadar.

Tilawah Al-Qur’an juga menjadi bagian penting dari sunnah beliau di bulan Ramadhan. Setiap tahun, Malaikat Jibril ‘alaihis salam datang untuk mengulang hafalan Al-Qur’an bersama Rasulullah ﷺ. Ini menjadi isyarat bahwa Ramadhan adalah bulan yang sangat erat dengan Al-Qur’an, sehingga umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak membaca dan mentadabburinya.

Tak kalah penting, Rasulullah ﷺ menjaga lisannya, akhlaknya, dan kesabarannya saat berpuasa. Beliau mengajarkan bahwa puasa bukan hanya menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga dari perkataan dan perbuatan yang sia-sia. Puasa yang sejati adalah puasa yang membentuk pribadi yang lebih lembut dan bertakwa.

Meneladani sunnah Nabi ﷺ di bulan suci Ramadhan berarti berusaha menjalani Ramadhan secara utuh—dengan ibadah yang meningkat, hati yang lebih bersih, kepedulian yang lebih besar, serta akhlak yang semakin baik. Semoga dengan mengikuti jejak beliau, Ramadhan kita menjadi lebih bermakna dan membawa perubahan nyata dalam kehidupan kita.

Lokasi Kami